Install LAMP di Debian

Install LAMP di Debian

LAMP adalah sekelompok perangkat lunak open source yang digunakan untuk mendapatkan dan menjalankan server web. LAMP merupakan singkatan dari Linux, Apache, MySQL, dan PHP. Berikut adalah cara Install LAMP di Debian :

1. Pastikan repository debian anda sudah terupadate.

apt-get update

2. Langkah selanjutnya menginstall Apache, untuk menginstall jalankan perintah berkut :

apt-get install apache2

setelah terinstall apache, buka browser internet anda kemudian ketikan http://ipserver_anda. misalkan : http://123.45.67.89 dan bila muncul tampilan seperti gambar dibawah ini maka Apache sudah terinstall dan dapat berjalan dengan benar.

Lalu bagaimana kalau saya tidak tahu ip server saya??

Ketikan perintah berikut ini :

ifconfig eth0 | grep inet | awk ‘{ print $2 }’

Install LAMP di Debian

3. Langkah berikutnya yaitu install MYSQL, untuk menginstallnya anda cukup mengetikan perintah berikut ini :

apt-get install mysql-server

Selesaikan Install Mysql dengan menjalankan perintah berikut :

mysql_secure_installation

dan anda akan diminta untuk memasukan password root anda saat ini.

langsung saja tekan enter

Enter current password for root (enter for none): 
OK, successfully used password, moving on...

Kemudian anda akan ditanya apakah ingin mengubah password root? pilih  “n”

Selanjutnya pilih “Y” untuk semua pilihan. Pada akhirnya, MySQL akan kembali dan menerapkan perubahan baru

By default, a MySQL installation has an anonymous user, allowing anyone
to log into MySQL without having to have a user account created for
them.  This is intended only for testing, and to make the installation
go a bit smoother.  You should remove them before moving into a
production environment.

Remove anonymous users? [Y/n] y                                            
 ... Success!

Normally, root should only be allowed to connect from 'localhost'.  This
ensures that someone cannot guess at the root password from the network.

Disallow root login remotely? [Y/n] y
... Success!

By default, MySQL comes with a database named 'test' that anyone can
access.  This is also intended only for testing, and should be removed
before moving into a production environment.

Remove test database and access to it? [Y/n] y
 - Dropping test database...
 ... Success!
 - Removing privileges on test database...
 ... Success!

Reloading the privilege tables will ensure that all changes made so far
will take effect immediately.

Reload privilege tables now? [Y/n] y
 ... Success!

Cleaning up...

4. Selanjutnya install PHP, ketikan perintah berikut untuk menginstall PHP :

apt-get install php5 php-pear php5-suhosin php5-mysql

Selesaikan installan dengan me-restart apache

service apache2 restart

5. Langkah terakhir yaitu Pastikan PHP sudah berjalan dengan benar di server anda

yaitu dengan cara membuat sebuah file baru dengan nama info.php. Lakukan perintah berikut ini.

nano /var/www/info.php

kemudian isi file info.php tadi dengan ketikan

<?php
phpinfo();
?>

Simpan dan keluar dari editor nano.(Ctrl+x >> Y >> enter)

dan untuk mengujinya silahkan masuk melalui browser internet anda ketikan http://ipserver_anda/info.php dan akan muncul penampakan seperti gambar dibawah ini.

Install LAMP di Debian

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Tinggalin Pesan

Tenang bro Email aman, ga ane publish >>>Wajib di isi yang ada tanda *

*

7 + four =